Akhir Tragis Yang Dialami Ranieri Di Leicester City

Akhir Tragis Yang Dialami Ranieri Di Leicester City – Semua awal pasti akan menemui akhir, itulah ungkapan yang tepat untuk sebuah kebersamaan Claudio Ranieri bersama dengan skuat Leicester City setelah pihak manajemen klub memutuskan untuk memecat sang manajer tersebut pada hari Kamis (23/2/2017). (agen bola online)

Menurut salah seorang sahabat Claudio Ranieri, Massimo Marianella, sang manajer pun sama sekali tidak menyangka kalau pihak manajemen akan memberikan sebuah kartu merah kepadanya. Marianella pun berujar kalau keputusan klub itu dibuat secara tiba-tiba dan tanpa memberikan peringatan apa pun kepada sosok Ranieri.

Pemecatan tersebut pun disikapi dengan emosional oleh Gary Lineker yang merupakan salah satu mantan pemain tim nasional Inggris dan sekaligus pendukung Leicester City. Lineker pun menganggap kalau skuat The Foxes sudah membuat sebuah keputusan yang salah dan juga sangat menyedihkan.

Leicester City pun memulai tiga pertandingan awal di ajang Premier League dengan performa yang sangat mengejutkan. Sebagai klub yang di musim sebelumnya bersusah payah untuk bisa menghindari jurang degradasi, Leicester pun sudah mampu terus bertengger di posisi puncak klasemen pada tiga pekan pertama ajang Premier League 2015-2016 lalu.

Di saat itu, para penikmat sepak bola pun menganggap keberhasilan dari skuat Leicester City hanya bersifat sementara. Mereka pun menduga skuat The Foxes akan sangat kesulitan begitu mereka bertemu klub besar dan hanya akan bersaing di papan tengah klasemen sementara seiring kompetisi berjalan lebih jaug.

Namun yang tidak bisa disangka adalah Leicester sukses menunjukkan performa yang sangat konsisten ketika mereka berhadapan dengan beberapa klub selain skuat Arsenal dan juga Liverpool. Sepanjang musim 2015-2016, The Foxes pun hanya menelan tiga kekalahan di ajang Premier League, yaitu dua dari Arsenal dan satu dari skuat Liverpool.

Satu hal yang kurang bisa dipercaya, posisi terburuk skuat Leicester pada musim 2015-2016 lalu adalah posisi keenam, yang sudah mereka alami pada pekan ketujuh setelah mereka takluk dari skuat Arsenal. Leicester City pun menobatkan dirinya sebagai sosok juara Premier League pada musim 2015-2016 pada pekan ke-35. Hal itu tidak lepas dari semua hasil imbang yang sudah dialami oleh Tottenham Hotspur ketika bertandang ke markas skuat Chelsea.

Ranieri pun sudah sukses menorehkan tinta emas dengan berhasil mengantarkan The Foxes menjadi tim juara ajang Premier League untuk pertama kali dan mungkin menjadi satu-satunya didalam sejarah klub.

Cazorla Akan Absen Hingga Musim Ini Berakhir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*