Conte Tak Pikirkan Balas Dendam Setelah Chelsea Menang

Conte Tak Pikirkan Balas Dendam Setelah Chelsea Menang – Manajer Chelsea, Antonio Conte, sukses mengantarkan timnya menang telak dengan skor akhir 2-0 atas skuat Wolverhampton Wanderers pada laga putaran kelima ajang Piala FA, di Stadion Molineux, pada hari Sabtu (18/2/2017). (agen bola online)

Namun, Antonio Conte pun mengaku hasil positif ini bukanlah sebuah ajang balas dendam kepada sang pelatih  Wolverhampton Wanderers, Paul Lambert. Untuk diketahui, Antonio Conte memang sempat merasakan sebuah momen pahit ketika ia bertemu rekan seprofesinya itu saat keduanya masih aktif menjadi pemain sepak bola.

“Saya sangat tidak suka mengenai istilah balas dendam. Saya pun mengingat babak final Liga Champions pada tahun 1997. Ketika itu, saya masih bermain bersama dengan Juventus dan harus menelan kekalahan dengan skor 1-3 dari Borussia Dortmund yang saat itu dibela oleh Paul Lambert,” papar Conte.

“Hasil negatif itu pun hingga kini masih terekam dalam ingatan saya dengan sangat baik dan tidak akan terlupakan. Akan tetapi, saya pun tetap berharap Paul Lambert bisa mendapatkan hal yang terbaik untuk masa depannya disaat ini,” ungkap Conte.

Di sisi lain, Eden Hazard dan rekan setimnya tampil dengan sangay dominan dalam laga tersebut karena mendapatkan 65 persen penguasaan bola, berbanding dengan 35 persen milik Wolverhampton Wanderers. Catatan itu pun berbanding lurus ketika berbicara mengenai statisik peluang untuk mencetak gol.

Chelsea mampu mendapatkan total hingga 13 kesempatan, meski hanya empat tembakan saja yang mengarah ke gawang. Sementara itu, skuat Wolverhampton Wonderers hanya mampu mendapatkan dua peluang emas dari total delapan kali percobaan.

Kembali mendapatkan kemenangan, Chelsea pun semakin menunjukkan taringnya selama di latih oleh Antonio Conte. Mereka hingga kini belum ditaklukan oleh lawan-lawannya, skema formasi 3-4-3 yang dicanangkan oleh Conte selalu berhasil dalam hal menyerang dan juga bertahan dengan menurunkan pemain yang sesuai dengan strateginya, Chelsea pun selalu membuat kesulitan tim-tim lawan ketika di lapangan.

Wolverhampton pun saat itu benar-benar kesulitan untuk menembus pertahanan yang dimiliki oleh Chelsea, dengan menempatkan banyak pemain belakang, lini pertahanan Chelsea sangat rapat dan sulit di tembus oleh penyerang tim lawan yang mencoba untuk membobol gawang.

Guardiola Harapkan Jesus Tak Absen Sampai Akhir  Musim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*