Kendala Liverpool yaitu Menjaga Konsistensi

Kendala Liverpool yaitu Menjaga Konsistensi – Sang juru latih Liverpool, Juergen Klopp, mengakui senang atas keberhasilan anak asuhnya memenangkan laga kontra tim juara bertahan Premier League, Leicester City dengan skor 4-1 di Anfield, pada hari Sabtu (10/9). Tetapi, ia menilai klubnya masih mempunyai potensi lebih baik lagi. (agen bola online)

Liverpool melanjutkan catatan bagus kala berjumpa dengan klub-klub besar pada beberapa minggu awal musim. Saat sebelum menaklukkan Leicester City, tim Merseyside Merah menan tipis 4-3 atas Arsenal (14/8) serta menahan imbang tuan rumah Tottenham dengan skor 1-1 (27/8).

Merujuk pada kinerja yang bagus itu, Klopp mengharapkan anak asuhnya menjaga performa cemerlang hingga akhir musim pada tiap-tiap pertandingan ke depan.

” Pekerjaan kami yaitu membuktikan kalau Liverpool dapat menjadi tim sekuat seperti yang kami fikirkan. Saya berharap kami dapat lakukan yang lebih baik lagi, walau tim ini sudah bermain mengesankan sepanjang 90 menit laga berlangsung, ” tutur pelatih asal Jerman berumur 49 tahun tersebut seperti dilansir dari Liverpool Echo.

Mantan pelatih Dortmund tersebut memberi penilaian kalau The Reds memang layak memenangkan laga atas Leicester. Masalahnya yaitu hanya tinggal menjaga konsistensi penampilan tim.

Kiprah pada dua laga minggu awal musim ini menunjukkan kalau The Reds nyatanya masihlah dihantui in-konsistensi. Seminggu sesudah mengalahkan Arsenal, Liverpool ditaklukkan tim papan bawah, Burnley dengan angka 0-2.

” Kami begitu layak memperoleh poin penuh lantaran lebih kuat secara fisik, lebih tangguh, bermain fleksibel, punya kecepatan, serta tampil kreatif. Hari ini, kami menunjukkan diri sebagai klub yang kuat dalam sebagian moment. Kendala besar kami yaitu mempertahankan ini selama musim berlangsung, ” sambung Klopp.

Dirinya juga memberikan pujian pada beberapa pemain serta memberikan pembelaan kepada Lucas Leiva, yang lakukan blunder yang berakibatkan terjadinya gol oleh Leicester lewat kaki Jamie Vardy.

” Saya senang melihat penampilan Sadio Mane serta Roberto Firmino. Lalu bagaimana dengan Lallana? Dan Joel Matip? Saya terang akan memihak keduanya. Saya pun bertanggungjawab atas penampilan buruk tim, serta mereka bertanggungjawab pada performa baik, ” lanjutnya lagi.

” Lucas mempunyai pembawaan yang mengesankan, namun pertandingan ini cukup sulit untuk seorang bek, terlebih waktu Anda tak bermain 500 pertandingan secara berturut-turut, ” tambah Klopp.

Lucas, pemain berusia 29 tahun ini main menjadi bek tengah pengganti, alih-alih dipasang pada posisi alami menjadi gelandang bertahan. Klopp memasangnya di posisi tersebut lantaran persediaan untuk bek tengah sangat tipis akibat cideranya Dejan Lovren di bagian mata yang didapatnya pada latihan sebelum laga berlangsung.

Pertandingan di Anfield yang habis direnovasi ini juga jadi debut Lucas Leiva di ajang Premier League 2016-17.

Dapatkah Stones Meredam Ibrahimovic?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*